Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Maret 2014

Stars - Les Miserables -

There,out in the Darkness
A fugitive running
Fallen from GOD
Fallen from grace

God, be my witness
I never shall yield
Till we come face to face
Till we come face to face

He knows his way in the Dark
Mine is the way of the Lord
Those who follow the path of the Righteous
Shall have their reward

And if they fall
As Lucifer fell
The Flame!
The Sword!

Stars, in your multitudes
Scarce to be counted
Filling the Darkness
With Order and Light

You are the sentinel
Silent and sure,
Keeping watch in the night
Keeping watch in the night

You know your place in the sky!
You hold your course and your aim
And each in your season
Returns and returns

And is always the same
And if you fall as Lucifer fell
You fall in flames!
And so it must be!

For so it is written
On the doorway to Paradise
That those who falter
And those who fall
Must pay the price!

Lord, let me find him
That I may see him
Safe behind bar
I will never rest till then

This I swear
This I swear by the Stars

Minggu, 25 Agustus 2013

Hei Cantik!

Hai Jelita, bolehkah kupandang dirimu lekat-lekat?
Merangkul tiap jengkal lekuk tubuhmu
Meresapi indahnya tiap bentuk yang ada di dirimu
Menatapi gerak-gerik kecilmu

Hai Cantik, bolehkah kucuri pandanganmu?
Hingga aku terpuaskan akan cahaya dari kedua bola matamu
Yang memancarkan kejernihan bak air danau yang bening
Yang menenggelamkanku dalam lamunan
Menghanyutkanku dalam angan-angan tanpa batas

Hai Manis, bolehkah kukecup bibir manismu?
Mencecap eloknya kedua lekuk indah yang menggoda itu
Menikmati tepian manis yang tertarik ketika engkau tersenyum
Yang menggodaku untuk melangkah setiap kali ia mengembang

Hai Cinta, kiranya boleh aku memeluk erat tatapanmu
Mengagumi bola matamu yang terbuka lebar menyambut dunia
Meneguk cantiknya tiap ukiran di wajahmu yang menyegarkanku
Sungguh, bayang wajahmu selalu mampu menyimpulkan senyum untukku

Hai Gadis yang selalu membuatku berdebar
Hai Jelita yang selalu membuatku kebingungan
Hai Cantik yang terus membuatku terkagum
Hai Manis yang mencuri hatiku
Ijinkanlah aku melangkah lebih jauh
Ijinkanlah aku mendekatkan diri
Ijinkan aku memuaskan hasratku kepadamu hai Cinta

Hai Dara Manis, tersenyumlah padaku!
Haus aku akan tingkah lakumu
Begitu besar inginku untuk melahap sosokmu
Ah, seandainya saja dapat kukecup dirimu malam ini

Senin, 21 Maret 2011

Mentari, Bumi, Bulan

Perlahan senja mulai merambat menyelimuti Bumi. Meneduhkannya selama dua belas jam ke depan dari cahaya Mentari yang membakar kulitnya. Seiring dengan itu anak kecil kembali ke rumah masing-masing. Sang ibu memanggil-manggil anaknya penuh kecemasan. Jangkrik pun berbincang-bincang satu dengan yang lain dengan bahasanya sendiri.

Perlahan kegelapan menyelimuti mata ini. Meminta agar setiap mata terpejam supaya sang Bulan dapat tampil dalam ketelanjangannya yang tulus. Sang Bulan menyampaikan salam yang diberitakan oleh Mentari. Sebuah janji untuk kembali bersinar keesokan harinya. Mentari tahu bahwa tanpa cahaya, Bumi akan ketakutan. Histeris. Karena itu, Mentari menitipkan cahayanya melalui Bulan untuk menemani Bumi sampai tiba saatnya Mentari datang dan memeluk Bumi dengan begitu erat dan hangat.

Bumi terlelap dalam kehangatan yang diberikan oleh Mentari. Pelukan yang begitu erat seolah ia tak mau melepaskan Bumi. Ketika Mentari teringat bahwa Ia harus pergi meninggalkan Bumi dalam kedinginan yang mencekam seketika itu pula Ia menangis. Tetesan demi tetesan terjatuh ke Bumi begitu saja tanpa mampu dibendung Mentari. Menciptakan lelehan yang terasa menyakitkan bagi Bumi. Sesaat kemudian Mentari kembali memeluk Bumi erat, Ia berteriak. Menggelegar. Tak mampu Dirinya menampakkan wajah sedih di hadapan Bumi. Ia menenggelamkan wajahnya. Cukup lama Ia menangis. Hingga datanglah Bulan, sahabatnya, menenangkan dirinya dari jarak yang begitu dekat. Begitu dekat dengan Mentari dan Bumi.

Kemudian Bulan berkata:
"Aku akan menjaganya sekali lagi untukmu. Aku akan berada di dekatnya. Sedekat mungkin supaya aku dapat segera mengetahui apa yang dirasakan oleh Bumi dan menyampaikannya padamu. Aku akan menjadi perantara bahasa kasihmu padanya."


Perlahan Mentari bergerak meninggalkan Bumi dalam kegelapan bersama Bulan. Suara isak Mentari masih dapat terdengar. Air matanya masih meleleh menimpa Bumi. Walau Mentari sudah tak di sana. Ia masih belum bisa menyampaikan bahasa kasihnya. Hatinya masih terluka. Hingga jam berdetak dua belas kali. Barulah Mentari menuliskan bahasa kasihnya untuk disampaikan pada Bumi melalui perantara Bulan yang kini begitu dekat dengan Bumi. Menjaganya sebagai sahabat dari yang tercinta.

inspirasi dari Supermoon

Selasa, 22 Februari 2011

Simple Love

Aku ingin mengartikan rasa ini dengan lebih sederhana
Seperti anak kecil yang menikmati permennya
Seperti haus dahaga yang terbasuh air
Hanya ada satu kata bahagia yang sederhana

Aku ingin menyentuhmu dengan cara yang sederhana
Seperti langit yang menyentuh bumi dengan hujan
Menyejukkan bumi yang haus dan layu
Sentuhan yang tidak muluk-muluk dan biasa saja

Aku ingin berkomunikasi dengan sederhana
Seperti lautan yang menyentuh bibir pantai
Sebuah kewajaran bila pantai memeluknya erat
Tak perlu ribuan kata manis terlontar daripadaku

Andaikan rasa ini begitu sederhana
Cecaplah dan temukan aku didalamnya
Dekaplah diriku dan biarkan rasa ini terurai
Sehingga dapat aku curahkan padamu
Cinta sederhana yang tak terurai lagi

Minggu, 06 Februari 2011

Against All Odd

Hmmm
How can I just let you walk away
Just let you leave without a trace
When I stand here taking
Every breath with you ohhh
You're the only one
Who really knew me at all

How can you just walk away from me
When all I can do is watch you leave
'Cause we've shared the laughter and the pain
And even shared the tears
You're the only one
Who really knew me at all

So take a look at me now
'Cause there's just an empty space
And there's nothing left here to remind me
Just the memory of your face
So take a look at me now
'Cause there's just an empty space
And you coming back to me is against the odds
And that's what I've got to face

I wish I could just make you turn around
Turn around and see me cry
There's so much I need to say to you
So many reasons why
You're the only one
Who really knew me at all

So take a look at me now
'Cause there's just an empty space
And there's nothing left here to remind me
Just the memory of your face
So Take a look at me now
So there's just an empty space
But to wait for you
is All I can do
When that's what I've got to face

Take a good look at me now
'Cause l'll still be standing (standing here)
And you coming back to me is against all odds
That's the chance I've got to take

Yeahh yeah yeah
Take A look at me now
(Take A Look at me now)

Kamis, 27 Januari 2011

Valentine's -David Choi-



I see a couple strollin' down the street
They're so in love,
There is not a worry
And to the clock they said goodbye
They ain't in a hurry

And sometimes I feel kind of lonely
Ask myself where is my one and only
Until she comes to me, I'll wait
Until then I shouldn't be feeling this way

Won't let no Valentine's get me down
Or when Christmas time comes around
Just cuz I'm alone right now
Don't mean I should hold a frown

Oh in the meantime love is here you'll find
The simple things that slip your mind
The joy of hope for better days
You know that love can find its ways

When you finally find the one who you can call your own
You can tell yourself the wait was worth it all
Cuz you got something here to last forever

I can smile cuz there's so much in store
The future holds for me more than I will ever know
Shouldn't make no room for feeling sad

Won't let no Valentine's get me down
Or when Christmas time comes around
Just cuz I'm alone right now
Don't mean I should hold a frown

Oh in the meantime love is here you'll find
The simple things that slip your mind
The joy of hope for better days
You know that love can find its ways

Won't let no Valentine's get me down
Or when Christmas time comes around
Just cuz I'm alone right now
Don't mean I should hold a frown

Oh in the meantime love is here you'll find
The simple things that slip your mind
The joy of hope for better days
You know that love can find its ways

Selasa, 30 November 2010

Again -YUI-

I am supposed to pursue my dream
In this narrow winding road, stuttering in the crowds of people
It's not that I want to return to that Past

I am just searching for the sky that I have lost
I hope you understand
Don't show the sad face as if you have been sacrificed

Tears do not end a sin
We have to carry it with us through
In this maze of feelings with no ends in sight
Who am I waiting for?

As scribbled on the blank note,
I want to be more honest
What do I want escape from?
Is it this thing called "reality"?

For what am I living?
In the middle of the night as my memories are fading
I can't play safe anymore, but there is nowhere to go
There is still so much in this life to remove this feeling

I am on the way

I will feel nostalgic about it
I welcome this pain

I have to apologize for this. Ah, I'm sorry
I can't say it well, I'm just causing worry
Everything that I embraced that day,
Everything that I will embraced tomorrow
I will not arrange them in any order

I hope you understand I closed my eyes
But I still can see things that I do not want to see
Unnecessary rumors that I hear for the first time, so what?
Face it and you will be friends

Don't tell lies like this
My heart being agitated from deep inside
A burning sensation runs through my body
Actually I'm expecting something
From this thing called "reality"

For what am I living?
I want to shout it out loud
Can you here me?
I can't play safe anymore, but there is nowhere to go

I am grateful for all the kindness
So I want to become stronger

I'm on the way

To march on
I do welcome friends and foes

How do I open the next door?
I am thinking
The unretractable story has begun
Open your eyes...
Open your EYES...

There is still so much in this life to remove this feeling
I want to start all over again so that I can complete what I haven't done
Shall we go AGAIN?

For what am I living?
I want to shout it out loud
Can you here me?
I can't play safe anymore, but there is nowhere to go

I am grateful for all the kindness
So I want to become stronger

I'm on the way

I feel the nostalgic
I welcome this pain

Sabtu, 13 November 2010

One more time one more chance -translate-

Seberapa banyak aku harus kehilangan?
Agar hatiku dapat termaafkan
Berapa banyak lagi rasa sakit yang harus kurasakan?
Agar dapat diriku bertemu denganmu sekali lagi

One more time...
Janganlah berganti hai musim
One more time...
Waktu dimana kita bersama

Setiap kali kita bertengkar, akulah yang selalu mengalah
Sikap egoismu membuatku semakin menyukai dirimu

One more chance..
Ingatan tentangmu menahan langkahku
One more chance...
Aku tak mampu memutuskan kemana tujuanku

Aku selalu saja mencari...
Sosokmu yang mungkin hadir suatu tempat
Di stasiun kereta yang berlawanan
Di jalan kecil yang aku lalui
Walau aku tahu dirimu tak mungkin disana

Jika harapanku dapat menjadi nyata
Aku akan berada disisimu sekarang
Tak akan ada yang menghentikanku
Aku akan mempertaruhkan segalanya dan memelukmu erat

Jika hanya untuk melarikan diri dari kesepian
Siapa pun orangnya akan cukup bagiku
Tapi bintang nampaknya akan jatuh dari langit malam
Karenanya aku tak ingin menipu diri

One more time...
Janganlah berganti hai musim
One more time...
Waktu dimana kita bersama

Aku selalu saja mencari...
Sosokmu yang mungkin hadir suatu tempat
Di persimpangan jalan
Bahkan di dalam mimpiku
Walau aku tahu dirimu tak mungkin muncul disana

Jika saja keajaiban terjadi disini
Akan kutunjukkan padamu segera
Di pagi yang baru, diriku saat ini hingga saat nanti
Dan kata "aku menyukaimu" yang tak pernah kuucapkan

Ingatan saat musim panas berputar
Kurasakan degup jantungku berhenti

Aku selalu saja mencari...
Sosokmu yang mungkin hadir suatu tempat
Di jalan ketika fajar
Di pohon sakura
Walau aku tahu dirimu tak akan ada disana

Jika harapanku dapat menjadi nyata
Aku akan berada disisimu sekarang
Tak akan ada yang menghentikanku
Aku akan mempertaruhkan segalanya dan memelukmu erat

Aku selalu saja mencari...
Pecahan sosokmu yang mungkin hadir suatu tempat
Di toko suvenir
Di bagian pojok surat kabar
Walau aku tahu kau tak disana

Jika saja keajaiban terjadi disini
Akan kutunjukkan padamu segera
Di pagi yang baru, diriku saat ini hingga saat nanti
Dan kata "aku menyukaimu" yang tak pernah kuucapkan

Pada akhirnya aku selalu emncari senyumanmu
Berharap akan muncul di suatu tempat
Di persimpangan kereta api
Ketika akan menungu kereta lewat
Walau dirimu tak akan ada disana

Seandainya hidup kita dapat berulang
Aku akan terus ada disisimu
Aku tak akan meminta apapun lagi
Tak ada hal yang lebih penting dari dirimu

Selasa, 02 November 2010

One more time, one more chance

kore ijou nani wo ushinaeba kokoro wa uru sareru no
dore hodo no itaimi naraba mou ichido kimi ni aeru

One more time kisetsu yo utsurowanai de
One more time fuzake atta jikan yo

Kui chigau toki wa itsumo boku ga saki ni oreta ne
Wagamama na seikaku ga na osara aishiku saseta

One more chance kioku ni ashi wo torarete
One more chance tsugi no basho wo erabe nai

Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo
Mukai no HOOMU roji ura no mado
Konna toko ni iru hazumonai no ni
Negai ga moshi mo kanau nara ima sugu kimo no moto e

Dekinai koto wa mou nani mo nai
Subete kakete dakishimete miseru yo


Natsu no omoide ga mawaru Uh...
Fui ni kieta kodou

Itsudemo sagashite iru yo dokka ni kimi no sugata wo
Akegata no machi sakura ki Chyou de

Konna toko ni iru hazumonai no ni
Negai ga moshi mo kanau nara ima sugu kimo no moto e
Dekinai koto wa mou nani mo nai
Subete kakete dakishimete miseru yo
Show me your complete embrace

Itsudemo sagashite shimau dokka ni kimi no egao wo
Kuukou machi no fumikiri atari
Konna toko ni iru hazu mo nai no ni

Inochi ga kurikaesu naraba nandomo kimi no moto e
Hoshii mo no nado mou nani mo nai
Kimi no hoka ni taisetsu na mono nado

Minggu, 31 Oktober 2010

Irama Pohon

Aku terbangun dengan harapan agar menjadi sebuah pohon. Sebuah pohon yang akan dengan kokohnya melindungimu dari terik panas matahari. Sebuah pohon yang akan tetap berdiri tegar walau diserang hujan badai. Aku akan berada didekatkanmu, seperti sebuah pohon yang menggugurkan buahnya sebagai tanda cinta. Tak perlu dirimu meminta atau memohon karena akan kuberikan padamu saat waktu yang tepat. Satu waktu yang tak lama karena hatiku telah berbunga semenjak adanya dirimu. Tak perlulah dirimu mempertanyakan karena dirimu telah menyejukkanku yang hampir layu karena kering.

Kini aku menjadi segar kembali karena adanya dirimu yang menghilangkan dahagaku. Aku ingin menjadi sebuah pohon kokoh yang mampu menaungimu dari sengatan matahari. Pohon yang akan memberi tanpa perlu dirimu berusaha. Aku akan terus berbuah selama dirimu ada disini karena dirimu adalah air yang terus menyejukkan hatiku. Ketika ada dirimu tak ada lagi keluhanku, segala harapanku telah ada dihadapanku. Janganlah dirimu berhenti mengaliriku dengan cintamu karena aku akan mati. Aku akan menanti disini layaknya pohon yang menantikan musim hujan, aku akan menantikan saat kita bertemu lagi.

Engkau adalah bintang yang menemani malamku. Tidakkah kau lihat aku yang terus menatapmu dari bawah sini? Dirimu adalah cahaya yang menolongku dalam gelap, menuntunku ketika sang surya melarikan diri. Tetaplah disana agar aku dapat menatapmu lekat selama yang aku inginkan. Aku berbahagia menjadi sebuah pohon karena adanya dirimu yang menemaniku. Disaat malam. Disaat musim kering. Dirimu menyegarkanku, memberiku harapan untuk hidup. Mengisi kekosongan hidupku. Karena dirimu adalah air yang hidup, siapa yang minum dari engkau akan hidup dan tak akan haus lagi.


Rabu, 13 Oktober 2010

Kita...

Satu jam berlalu dan kami masih membisu. Ditemani alunan lagu sang pianis dapat kudengar isak tangismu dan jeritan dari hatiku. Aku tahu apa yang kamu pikirkan, jelas sekali apa yang kau rasakan saat ini, karena wajahmu telah mengatakan semuanya. Aku tak berharap ada sepatah kata yang keluar dari mulutmu kali ini karena semuanya telah engkau ekspresikan. Aku juga tak dapat berkata lebih, aku tak mungkin berkata bijak atau melontarkan lelucon yang selalu menghiburmu. Pasti itu akan lebih menyakitkan disaat seperti ini. Beberapa kali matamu melirik ke arahku. Marah, sedih, kecewa, bingung. Itulah yang tersirat dari raut wajahmu saat ini.

Dua jam yang lalu, aku menantimu disini untuk salah satu moment terberat dalam hidupku. Aku duduk disini menantikan detik-detik yang berlalu. Mencoba menyusun kalimat agar dirimu tak terluka, mencoba menyampaikan sebuah bahasa yang sangat mudah dicerna untuk kita. Lalu dirimu tiba, dengan busana biru laut yang sangat indah. Begitu cantik. Membuatku bingung, membuatku semakin resah harus berkata apa. Dapat kulihat raut wajah bahagiamu di saat itu. Begitu anggun, begitu tenang. Namun, aku harus jujur. Aku tak ingin membohongi diriku lagi. Aku tak ingin menipumu, karena itu aku harus mengatakannya, satu kejujuran yang ingin kukemas seindah mungkin. Kejujuran yang akan mengubah arti kata 'kita' untuk diriku dan untukmu.

Satu jam telah berlalu semenjak engkau tiba. Aku masih diam dan tak bicara, kebingungan mencaritahu apa yang harus kukatakan. Ya, aku memang pengecut tapi aku ingin jujur kepadamu walau aku tahu ini akan menyakitkan. Untuk kita. Akhirnya kukumpulkan semua keberanian dalam diriku, aku ingin segera mengakhiri kegelisahan ini apa pun yang terjadi selanjutnya aku akan menerimanya. Aku memintamu untuk mendengarkan. Detik-detik berlalu begitu lambat, rasanya sudah berjam-jam aku terdiam. Andai aku tak harus mengatakan ini, pikirku. Aku menghela nafas dan berkata,"kita putus." diikuti dengan berubahnya raut wajahmu. Wajah yang tak ingin aku lihat. Seketika aku berharap seharusnya ada cara yang lebih baik. Dirimu terdiam tak percaya, waktu membeku beberapa detik lamanya. Aku menanti dengan penuh kecemasan. Dirimu terdiam, menundukkan wajah dan menggigit bibir. Aku pun tak tahu harus berbuat apa.

"Kenapa?" Tanya dirimu membuka percakapan yang sempat membeku sangat lama.
"Karena aku tak tahu lagi apa nama perasaan yang kurasakan terhadapmu." Jawabku.
"Kamu sudah nggak sayang sama aku? Aku kurang apa?" Ucapnya sambil menatapku tajam dengan lelehan-lelehan dipipinya.

Kembali keheningan melanda kami, sang pianis telah memainkan lagu yang baru. Alunan lagu itu mengiris hatiku, aku ingin menjerit sekerasnya, berkata aku juga tak ingin berakhir seperti ini. Tatapanmu semakin tajam mencari tahu jawaban dari dalam mataku. Kali ini bibirku yang mulai gemetar.

"Bukan." aku membuka dengan pelan. "Masalahnya bukan terletak pada dirimu tapi pada diriku yang tidak dewasa. Aku masih menyayangimu tapi bukan perasaan yang sama seperti yang dulu. Aku masih cinta sama.."
"STOP!! Jangan kamu bilang kamu cinta sama aku ketika kamu minta putus dariku." Jeritmu memekak. "Katakan saja, apa yang salah padaku."

Kucoba meraih tangannya untuk menangkan perasaan yang telah terhanyut jauh ini. Ia menolak. Badai telah datang dan melenyapkan ketenangan yang singgah sebelumnya.

"Aku sudah tak mengerti perasaan ini, tak ada lagi euforia yang mengingatkan diriku padamu. Semua itu lenyap entah kemana." Jawabku dengan nada semakin pelan.

Kita kembali terdiam. Aku biarkan dirimu menenangkan diri, membekukan diri dalam momentum yang tak pernah kita inginkan. Aku tak tahu lagi harus bagaimana. Inilah yang aku rasakan, kematian perasaan. Perasaan cinta yang tak lagi sama dengan yang dulu. Tidak ada lagi deburan dalam hatiku untuk bertemu denganmu tapi aku masih menyayangimu sebagai wanita. Sesosok wanita yang pernah kupuja dan kukagumi untuk waktu yang tak singkat. Wanita yang mengisi lembar hidupku, yang bersamanya aku ingin menghabiskan waktuku. Namun, perasaan itu tak ada lagi. Aku bertanya kenapa, tak ingin rasanya aku bangun dari mimpi yang satu ini.

"Baik, aku akan menerimanya." Ucapmu seraya berdiri dan berjalan menjauhiku yang terdiam disudut mati ini. Dapat kulihat matamu yang masih nanar memerah.

Lalu dirimu berjalan menjauh. Meninggalkanku disini yang masih menatap punggungmu. Inilah malam terakhir dari mimpi yang terus kupertahankan. Mulai saat ini semuanya telah berubah, tidak akan ada lagi yang sama antara aku, dirimu, dan sebuah kata 'kita'.

Jumat, 01 Oktober 2010

Satu hari

Pagi ini aku menyanyikan sebuah lagu dengan banyak kata jika dan andai. Aku mulai menuliskan lirik dan syairnya pada sebuah pohon kayu keras didekat rumahku. Pohon yang terpatri erat disana entah sejak kapan. Kesanalah aku pergi setiap kali aku menangis, tertawa, dan bersembunyi. Pohon inilah yang menjagaiku. Aku tidak tahu nama pohon ini, begitu juga dengan seluruh anggota keluargaku. Pohon ini tak pernah berbuah, hanya terdiam di sudut dekat jendela kamarku. Beberapa kali kubayangkan bagaimanakah bentuk buahnya. Ya, pohon ini tak berbuah sekalipun jadi aku tak tahu apakh ini pohon apel, jeruk, atau pohon lainnya.

Siang ini aku bergerak mengikuti nada yang telah kunyanyikan. Nada yang sumbang dan tak tentu arahnya. Tapi aku menikmati setiap suara yang kulantunkan. Bunyi-bunyian yang terasa begitu nyaman bagiku dengan begitu banyak kata jika dan andai didalamnya. Walau bagi orang lain tentu terdengar benar-benar aneh tapi aku nyaman dengan melodi ini. Aku ingin menikmati momen dimana aku bisa sebebas ini, setiap saat dimana diriku benar-benar hadir disini.

Malam ini aku ingin sayapku tumbuh!! Aku tahu itu mustahil karena manusia adalah mamalia dan mamalia tidak memiliki sayap tapi malam ini aku ingin terbang melayang bebas di udara. Malam ini aku tak ingin tidur, rasanya ingin mengeluarkan seluruh energi dalam tubuhku. Seperti anak kecil yang menemukan mainan barunya aku berlarian keluar berhamburan bersama bintang-bintang malam ini. Tumbuhlah sayapku!!! Aku ingin keluar dari rutinitas ini dan terlelap diruangan baru dihari lain dimana aku akan kembali menuliskan begitu banyak jika dan andai.


Today I wandering...
Why I need wings?
Keep wandering in my heartbeat
Why I wish for those wings?
Didi I want to escape?
If that so... from what?

Why I used that sword?
Is it to hurt someone?
Is it for hurting myself?

Why I want that swords?
Did I want to hurt somebody?
Or did I want to protect them?

Those eyes... What kind of thing I wanna see?
Am I seek for something?
What if... It was the way I express my feeling
Hate, sad, happiness, and glad

Kamis, 16 September 2010

Life

Let's go jumping
Let's go dancing
Let's go singing
Don't let go off the party

Today the sun seems brighter than ever
The star is staring at us
Shall we move then?
Following the rythm of our life

Let the rythm bring you to your passion
Keep your eyes on it's signs
Use your ears and listen
Just listen and remain silent

Let's jump higher higher and higher
Let's go dance dance dance
Let's sing more and more
It's the reason you were here

Let's make a wish
Throw it to the star
Burry it under the tree
Or let the wave bring it to other side

It's our time then
Time to go even higher
Time to go even wilder
It's our life
I'll make a meaning of it
The reason you were here

Follow the rythm of your heart
Start to move on and on
Yelling our wish outloud
Looking higher and higher
The meaning...
The reason...
The answer...
Life...

Selasa, 14 September 2010

Dia

Aku menemukan fatamorgana terindah
Gugusan bintang paling kompleks yang pernah ada
Bunga tercantik dalam lautan manusia
Ilusi terbaik yang pernah muncul dihadapanku

Seorang dewi telah membisikkan mantranya
Bahasa yang hanya dimengerti rasa tanpa logika
Melalui udara sebagai mediumnya
Membiusku masuk menuju mimpi yang tak berujung

Setenang air aku dibuai olehnya
Seorang dewi tanpa selendang ajaibnya
Sosok yang hadir dengan kesederhanaan seorang manusia
Sosok yang membawa matahari... menelan awan

Kemudian muncul nada-nada dikepalaku
Kata-kata yang kubahasakan sehalus mungkin
Karena inilah caraku untuk menerjemahkan bisikan sang dewi
Dengan isyarat sebagai mediumnya

Sabtu, 04 September 2010

Padang kupu-kupu

Aku berada dipadang bunga abu-abu
Dikelilingi ratusan kupu-kupu yang bertebaran
Dilautan bunga ini aku menghentikan langkah
Mencari alasan untuk tetap berjalan
Menerawang ke angkasa
Menerawang ke arah kupu-kupu

Aku berada di samudera penuh bunga
Tempat yang ku tuju dengan berbagai dera
Tenggelam dalam haru biru
Melayang bagai rajawali
Dimanakah aku sekarang?
Terombang-ambing dalam racun bunga

Benar, aku berada di tempat penuh kupu-kupu
Yang membuatku mabuk dengan warna abu-abu
Yang melucutiku di lapangan terbuka
Membuatku terjelembab tak mampu teriak
Pandanganku hanya abu-abu
Apa yang hitam?
Siapa yang putih?

Aku berada dalam labirin bunga abu-abu
Bersama dengan ratusan kupu-kupu yang membimbangkanku
Membongkar semua persenjataan dan perisaiku
Melucuti ikat pinggang dan menjarah persediaanku
Meninggalkanku dalam padang abu-abu
Terdampar bersama semua memori
Bersama sesuatu bernama aku

Dipadang bunga abu-abu ini
Sebuah labirin penuh kupu-kupu menipuku

Jumat, 25 Juni 2010

That voice

That feeling come again
Once I run away in deep mist
Till I reach the corner of my room
That voice keep chasing me everywhere
Who is it? The One calling me
Where it came from? It feels near me

That voice keep chasing
Once I wear my headset
My mind trapped me in silent
Forcing me to say a word
Hope I've sword to swing around
That word keeps roaring

That voice which calling me
Through the mist and valley
All I can heard only tapping feet
That voice of him crying out loud
I kept running and running
Who is it? The One chasing me restless
What did he want? I've nothing to give

The word of Voice makes me crazy
The Voice of the word came along
The sword in my hands disappeared
Wings at my back vanishing
This is the end of my journey
That voice has come to me

Jumat, 18 Juni 2010

by my side - David Choi

I'm just listening to the clock go ticking,
I am waiting as the time goes by.
I think of you with every breath I take,
I need to feel your heartbeat next to mine.
You're all I see, in everything.

I just wanna hold you,
I just wanna kiss you,
I just wanna love you all my life.
I normally wouldn't say this,
but I just can't contain it.
I want you here forever,
right here by my side.

All the fears you feel inside,
and all the tears you cry,
they're ending right here.
I'll heal your heart and soul;
I'll keep you oh so close.
Don't worry; I'll never let you go.
You're all I need, you're everything.

I just wanna hold you,
I just wanna kiss you,

I just wanna love you all my life.
I normally wouldn't say this,
but I just can't contain it.
I want you here forever,
right here by my side.

No one else will ever do.
I got a stubborn heart for you.
Call me crazy, but its true; I love you.
I didn't think that it would be,
you have made it clear to me.
You're all I need.

I just wanna hold you,
I just wanna kiss you,
I just wanna love you all my life.
I normally wouldn't say this,
but I just can't contain it.
I want you here forever,
right here by my side.

pertama kali denger lagu ini, pas lagu david choi yang berjudul that girl and langsung fall in love to this song very like this!

Senin, 14 Juni 2010

Ombak

Ribuan detik aku lalui untuk tiba disini. Dibibir pantai ini aku mencari jawaban, berdiam diri membiarkan ombak menghempas tubuhku. Dimanakah dirimu? Aku ingin jawaban yang pasti karena tak kutemukan dirimu dimana pun. Aku tak menemukanmu di tengah orang banyak. Aku tak dapat bertemu denganmu bahkan walau sekejap. Dan kini aku berharap engkau hadir disini. Kupercepat langkah kakiku menyusuri bibir pantai memastikan kehadiran dirimu yang kutahu tidak ada. Aku masih ingin berharap beberapa menit lagi bahwa dirimu ada diujung sana. Kuteriakkan namamu mendahului ombak yang berkejar-kejaran walau aku tahu kau tak menjawab. Aku tahu tidak mungkin dirimu hadir saat ini tapi aku ingin melihatmu. Mencari wajahmu yang tak pernah kutemukan.

Dirimu tak kutemukan juga disini. Aku biarkan ombak menghempasku jauh. Merobohkan diriku yang berbalutkan kemeja merah beserta kesombongan dan kemarahanku. Biarlah semua itu hilang tertelan laut. Aku lihat ombak itu meninggi seolah mencoba melahapku dalam sekali tabrakan. Kubiarkan ombak itu menerjang, menyeretku hingga ke bibir pantai. Aku terhempas dan terdampar di sisi lain pantai ini. Kulangkahkan kakiku mencari yang tersisa dari puing-puing kebanggaanku tetapi tak ada yang tersisa. Semuanya telah hancur diterjang ombak, diombang-ambingkan ke seluruh penjuru bumi menyisakan diriku yang terbaring di pantai pasir ini.

Kemudian kulihat dirimu yang sedang duduk diam diatas batu karang. Aku membuka mulutku meneriakkan namamu sambil berlari mendapatimu. Aku datang bertanya padamu mengapa aku tak menemukan dirimu, mengapa tak kau dengar panggilanku? Dirimu hanya tersenyum dan mengatakan perumpamaan yang tak kumengerti tentang gembala dan dombanya, tentang unta dan lubang jarum. Beberapa saat kemudian kau menyuruhku duduk bersamamu untuk mendengarkan apa yang ingin kau katakan. Dirimu mulai berkata-kata mengenai ombak, lautan, dan berbagai hal yang tak kupahami. Mengajarku tentang berbagai hal mengenai dirimu dan keinginanmu. Ditempat ini aku bagaikan anak kecil yang kebingungan, menanyakan segala hal yang kuanggap sebagai sesuatu yang baru. Akhirnya karena banyaknya pertanyaanku dirimu memintaku untuk kembali lagi. Ditempat ini dimana ombak menghempasku hingga aku tak berdaya.

Minggu, 02 Mei 2010

Dirimu dan aku

Aku ada disini. Di ruangan yang selalu engkau datangi. Sebuah tepi kamar yang jarang sekali engkau perhatikan, tapi aku ada. Tidak peduli seberapa kerasnya dirimu mengacuhkanku, aku akan tetap ada. Akulah yang selalu memerhatikan dirimu ketika engkau mulai menyelinap masuk. Percayalah disini ada aku dan kamu. Walau dirimu tak pernah menyadari bahwa aku memerhatikan dirimu.

Akulah yang melindungimu dari gelapnya malam. Aku yang membantu dirimu melihat segalanya lebih jelas. Aku tahu bahwa sebenarnya aku bukanlah apa-apa bagimu. Bagimu aku hanyalah serpihan kecil dari hidupmu yang akan datang dan pergi sama seperti yang lain. Tidak ada yang spesial. Tetapi tahukah kamu kalau aku tidak akan selamanya menyinarimu dalam gelap? Aku yakin kamu akan kehilangan diriku jika aku tidak ada. 100% yakin. Terkadang aku begitu bingung dengan dirimu, terkadang engkau menyiakan diriku. Terkadang engkau seolah membutuhkan aku.

Waktuku sebentar lagi selesai. Pastinya kamu tidak tahu akan hal itu iya kan? Pasti kamu berpikir aku akan ada di dekatmu dalam waktu yang lama. Atau paling tidak aku akan selalu membantumu. Tetapi kali ini tidak, aku sudah lelah dan semakin lelah. Setiap harinya energiku berkurang, rasanya aku tidak akan melihatmu lagi dalam waktu yang cukup lama. Aku yakin engkau pasti akan mencari pengganti diriku dan itu pasti tidak akan sulit.

Tapi aku lega, setidaknya kamu menyadari kehadiranku. Aku telah melakukan apa yang dapat aku lakukan hingga detik ini. Menemani tidurmu. Menemani mimpi-mimpimu. Menjagamu dalam setiap malamnya. Menjadi saksi bisu dalam pikiranmu yang mengawang-awang. Saat ini semuanya mulai terlihat redup. Perlahan tapi pasti ruangan ini menjadi semakin gelap dan gelap. Dan disini masih ada aku dan dirimu.


Inspirasi dari lampu kamarku yang mati beberapa hari lalu ^^

Minggu, 11 April 2010

As We

















To stand here by myself
Watching you in your own casual show
Drifting in white and icy palace
I wish could know why
I wish could ask why

By the time has pass
The only thing remain is memory
About you and I in funny outfit
Altogether in such ridiculous harmony
Laugh... Cry... Anger...

When I look my back
When I look your back
Everything get evoked in one rhythm
Brings back every laugh and tears
Then we just talk softly in our boast
Laugh, tears and snow

There is tears in our laugh
In every memory we could remember
It's us with our silly face
Stand back for every moment we have
For every joke that passes by
Altogether in a cup full of memory

To sit back here together
Listen to our very loud laugh
Sleeping near wide and warmth meadow
I wish for your happiness
I wish for our silliness